Ejaan yang Tertinggal

Kau ingin membagi dunia ini menjadi milikmu
Semua yang ada
Semua yang tampak
Dan semua yang telah meninggalkanmu
Ada cara yang tak bisa kau penuhi

Kita berkumpul di sini Karena ada sebuah mimpi untuk memberi,
Tanpa ada kata menyerah Kita coba lalui bersama
Cekikan tawa, canda yang bagian dari cerita
Mulai mengukur jalan yang baru dilalui
Agaknya tak seindah jalan yang pernah dilewati
Satu persatu berjatuhan seperti ranting kering
Ditengah teriknya matahari,
Tak ada kata “semmangat-Semmangat” lagi
Para leluhur pun seperti merestui kematiannya
Mereka lupa satu hukum alam yaitu “ tentang menghargai makhluk hidup”
Mungkin setengah hatinya telah mati.
Layaknya tradisi di hutan belantara
yang terlihat kuat itulah rajanya
hanya terlihat tak lebih…….

Wahai yang ku pertuan agung
Ada rona yang selalu membanyangimu
Dimana ejaanmu tak keluar dari mulutmu
Kau tampak lelah di sisi lainmu
Kau takut kesendirian itu selalu menjadi momok bagimu
Kegagalan kalbu yang kau dapatkan

Akan selalu menjadi teman setiamu

Komentar

Postingan Populer